atakoy escort beylikduzu escort
mersin escort gaziantep escort
Home / religion / Shalat dan manfaatnya bagi seorang Muslim (bagian 2)

Shalat dan manfaatnya bagi seorang Muslim (bagian 2)

Pada artikel sebelumnya (baca : Shalat dan manfaatnya bagi seorang Muslim (bagian 1 ), lebih fokus terhadap salah satu manfaatnya yaitu berdo’a.

Pada artikel ini akan membahas beberapa manfaat tentang keutamaan shalat yang akan sangat berpengaruh bagi pribadi muslim yang tekun dan ikhlas mengerjakannya.

Konsentrasi dan fokus

Tentu saja dalam mengerjakan shalat kita harus khusu’. Makna lain dari khusu’ itu adalah dengan berkonsentrasi dan fokus terhadap apa yang kita kerjakan. Mengerjakan shalat dengan khusu’ inilah bagian paling berat dalam shalat. Dan jujur saja sampai saat ini saya pribadi belum bisa benar-benar bisa melakukan shalat dengan khusu’. Tetapi saya terus belajar dan belajar tentang bagaimana caranya agar bisa mengerjakan shalat dengan khusu’. Dengan kata lain, saat mengerjakan shalat, tidak ada fikiran lain yang terlintas dalam benak selain rasa hati berserah diri tulus dan ikhlas, menyembah, memuji dan meminta (berdoa’a) melalui bacaan shalat. Makanya untuk menuju shalat yang khusu’ adalah dengan mengetahui arti dan makna dari setiap bacaan shalat yang kita ucapkan.

Jika kita mampu menjadi pribadi yang khusu’ dalam mengerjakan shalat, berarti kita berhasil menjadi orang yang bisa fokus dengan konsentrasi tingkat tinggi dalam melakukan sebuah pekerjaan.

Hidup teratur dan menghargai waktu

Kewajiban shalat 5 waktu diatur di beberapa waktu tertentu. Dari subuh saat memulai aktivitas sampai dengan isya yang akan menutup semua kegiatan atau aktivitas dalam setiap harinya. Dalam pepatah arab yang berasal dari seorang ulama Imam Syafi’i Rahaimahullah menyebutkan :

الْوَقْتُ كَالسَيْفِ اِنْ لَمْ تَقْطَعهُ قَطَعَكَ

“Waktu itu bagaikan pedang, jikalau kamu tidak bisa menggunakan pedang itu, maka pedang itu sendiri yang akan menghunusmu.”

Alangkah bahagianya orang yang bisa mengerjakan shalat tepat waktu dengan tidak menundanya barang satu detik pun. Saat adzan berkumandang, semua aktivitasnya langsung dihentikan demi menghargai waktunya untuk menhadap Allah. Karena manusia di dunia ini hanyalah seorang hamba Allah yang jika saat panggilan Nya (adzan) berkumandang seharusnya langsung segera bergegas untuk melaksanakan apa yang sudah di wajibkan.

Jika mampu melaksanakan shalat tepat waktu, berarti bisa dipastikan bahwa sudah menjadi orang yang sudah bisa menghargai waktu.

==============

2 poin diatas adalah yang secara pribadi merupakan tujuan utama saya dalam shalat. Memang susah untuk melaksanakannya, karena dibutuhkan ilmu ikhlas tingkat tinggi supaya tercapai 2 poin tersebut. Tetapi paling tidak kita terus belajar akan makna sebuah kehidupan yang sementara ini.

Facebook Comments

Apakah Anda Membutuhkan Perlindungan Financial Dari Sakit Kritis ?

Apakah perlindungan financial Anda sudah cukup ?

tekan tombol ESC untuk menghilangkan POP Up